APPSI Menjadi Wakil Pedagang Pasar Dalam Acara Direktorat Jendral Pajak

APPSI Menjadi Wakil Pedagang Pasar Dalam Acara Direktorat Jendral Pajak
APPSI Menjadi Wakil Pedagang Pasar Dalam Acara Direktorat Jendral Pajak

KPP Pratama Karanganyar gelar kampanye simpatik di Pasar Tawamangu Source: www.pajak.go.id

Pada 7 November 2018, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mewakili pedagang pasar pada acara konsinyasi terkait Simplifikasi Peraturan Perpajakan bagi Pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dengan fokus pembahasan Pembukuan Sederhana dan Reformulasi SPT Tahunan. Hadir juga dalam acara tersebut Indonesia Ecommerce Association (idEA) mewakili pedagang online dan juga organisasi Sahabat UMKM yang mewakili pelaku usaha kecil dan dan menengah.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah telah menerbitkan kebijakan penurunan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final menjadi 0,5% bagi pelaku UMKM. Aturan tersebut dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto.

Dengan penerapan tarif baru ini maka beban pajak yang ditanggung oleh pelaku UMKM menjadi lebih kecil, sehingga pelaku UMKM memiliki kemampuan ekonomi yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan melakukan investasi. Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu memberikan waktu bagi pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri sebelum Wajib Pajak (WP) tersebut melaksanakan hak dan kewajiban pajak secara umum sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pajak Penghasilan.

Pemerintah berharap, kebijakan ini juga memberikan keadilan kepada pelaku UMKM, khususnya pedagang pasar, yang telah mampu melakukan pembukuan, sehingga wajib pajak dapat memilih untuk dikenai Pajak Penghasilan berdasarkan tarif umum Undang-undang Pajak Penghasilan.

Pada kesempatan sebelumnya (http://pedagangpasar.org/2018/03/appsi-mengharapkan-kebijakan-perpajakan-yang-adil-bagi-pedagang-pasar/), APPSI menyambut baik usulan Menteri Koperasi dan UKM perihal rencana Revisi PP 46/2013 kepada Menteri Keuangan tentang Pajak Penghasilan Bagi UMKM, khususnya mengenai rencana perubahan klasifikasi dan tarif pajak UMKM dari sebesar 1% menjadi 0.25% dan meminta diberlakukannya sebuah insentif bagi para pedagang pasar, khususnya anggota APPSI, yang sudah melakukan pembayaran pajak penghasilan.

 

Berita Terkait:

http://pedagangpasar.org/2018/03/appsi-mengharapkan-kebijakan-perpajakan-yang-adil-bagi-pedagang-pasar/

http://pajak.go.id/flash-foto/kpp-pratama-karanganyar-sambangi-pasar-tawang-mangu?lang=en

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4097538/kapan-umkm-dikenakan-pph-final-05-ini-kata-ditjen-pajak

http://pedagangpasar.org/2016/05/kolaborasi-appsi-dan-bank-indonesia-membuahkan-pelatihan-untuk-pedagang-pasar/

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/06/26/090800326/melihat-detil-aturan-tarif-pph-final-umkm-0-5-persen