APPSI Jawa Barat Mewakili Pedagang Pasar Menghadiri Sosialisasi Regulasi Perdagangan Dalam Negeri

3appsi-jabar-sosialisasi-regulasi-dalam-negeri

3appsi-jabar-sosialisasi-regulasi-dalam-negeri

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Barat menunjukan keberpihakannya terhadap keberadaan dan eksistensi pasar rakyat dengan mengadakan kegiatan sosialisasi regulasi perdagangan dalam negeri  yang  mengambil tema Sosialisasi SNI 8152:2015 tentang SNI Pasar Rakyat pada tanggal 27-28 Agustus 2018 di hotel Luxton, Cirebon, Jawa Barat.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris DPW APPSI Jawa Barat, H. Nandang Sudrajat  hadir dan menyampaikan materi tentang manfaat pasar SNI bagi pedagang pasar. APPSI mempunyai percontohan pasar percontohan SNI di Propinsi DIY. (Baca: http://pedagangpasar.org/2018/01/penilaian-sni-sempurna-untuk-pasar-percontohan-appsi-di-imogiri-diy/)

1appsi-jabar-sosialisasi-regulasi-dalam-negeri

Dalam materi pemaparannya, Nandang menyampaikan identifikasi masalah pada pasar rakyat, subyek perubahan pasar rakyat dan manfaat SNI bagi pasar rakyat.  Persoalan yang ada dalam pasar rakyat sangat kompleks, hasil identifikasi masalah yang dihadapi oleh pasar rakyat khususnya pasar rakyat di Jawa Barat adalah masalah regulasi, infrastruktur, pesaing/kompetitor, sumber daya manusia, pengelola/pengelolaan, modal, sumber barang dan status lahan.

Dari sisi regulasi, banyak peraturan perundang-undangan dan kebijakan pemerintah daerah yang kurang berpihak kepada pasar rakyat. Salah satu contohnya adalah dengan menjamurnya mini market sampai ke pelosok perumahan sehingga mematikan warung-warung yang ada di perumahan yang sumber barangnya diperoleh dari pasar rakyat dan hal ini menjadi salah satu sebab terjadinya pengurangan jumlah kios di pasar rakyat.

2appsi-jabar-sosialisasi-regulasi-dalam-negeri

Infrastuktur pasar rakyat yang tidak memadai karena kondisi yang sudah tua menjadikan pasar rakyat kalah nyaman dibandingkan dengan pasar modern.  Untuk kompetitor, selain adanya pasar modern, pasar rakyat dihadapkan pada kompetitor pasar digital online meski sudah mulai juga pedagang yang mengakses pasar online.

Kelemahan sumber daya manusia yaitu keahlian pedagang dan pengelola yang merupakan aparat pemerintah daerah merupakan persoalan yang paling menonjol. Keterbatasan sumber daya manusia di dalam pasar rakyat merupakan salah satu penyebab merosotnya daya saing pasar rakyat dengan retail modern.

Lahirnya SNI Pasar Rakyat menjadi salah satu solusi menjawab persoalan yang ada dalam pasar rakyat karena dengan SNI Pasar Rakyat diatur secara detil tentang sarana pokok dan penunjang pasar secara lengkap dan pasar rakyat akan mempunyai kesempatan yang sama untuk bersaing dalam hal sarana dan prasarana berdagang.

Namun permasalahan yang timbul berikutnya adalah, SNI tidak mungkin diterapkan pada pasar lama karena sulit memenuhi standar yang harus diterapkan.  Hal ini berarti kehadiran SNI Pasar Rakyat harus diiringi dengan revitalisasi pasar rakyat yang berstandar SNI.

Agar penerapan SNI Pasar Rakyat dapat berjalan dengan baik maka harus diiringi dengan perubahan dua subyek utama stakeholder dalam pasar rakyat yaitu pemerintah dan pedagang. Pemerintah harus terus melakukan upaya perubahan guna mendorong pemberdayaan pasar rakyat antara lain dengan melahirkan regulasi lanjutan yang berkaitan dengan perlindungan keberadaan pasar rakyat dan permodalan yang murah bagi pedagang pasar rakyat. Selain itu pemerintah harus terus melakukan program revitalisasi pasar rakyat yang sudah tidak memadai.

Sedangkan dalam konteks pedagang, yaitu dengan melakukan perubahan pada sistem takaran dari konvensional ke sistem digital , menata sistem display barang yang menarik, mudah dilihat dan dicari serta membudayakan kegiatan berdagang yang bersih, sehat, jujur dan tidak mengurangi takaran.

Jika semua hal tersebut dilaksanakan, maka kehadiran SNI Pasar Rakyat akan memberikan dampak dan manfaat yang sangat besar antara lain pasar rakyat menjadi lebih nyaman, aman, bersih dan sehat yang berdampak akan mendatangkan lebih banyak pengunjung/konsumen sehingga dapat meningkatkan nilai transaksi serta meningkatkan kesejahteraan pelaku yang terlibat dalam pasar rakyat.

 

Tulisan Berdasarkan Laporan Asal :
Nandang Sudrajat  – Sekretaris  DPW APPSI Jawa Barat

Nandang

 

Berita Terkait :

https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3585196/pasar-imogiri-diajukan-jadi-pasar-pertama-di-diy-berstandar-sni

https://ugm.ac.id/id/berita/11236-psek.ugm.dan.appsi.kerja.sama.majukan.pasar.tradisional

http://pedagangpasar.org/2017/12/sosialisasi-klhk-untuk-standar-pelayanan-masyarakat-pada-pasar-rakyat/

http://www.bsn.go.id/main/berita/berita_det/5659/Perbaikan-pengelolaanpasar-tradisional-melalui-pengembangan-SNI-Pasar-Rakyat#.W4jLNs4zbIU

https://kumparan.com/@kumparanbisnis/6-pasar-tradisional-dapat-sertifikat-sni-dari-kemendag

https://jogja.antaranews.com/berita/347780/bantul-berupaya-wujudkan-pasar-imogiri-penuhi-sni