Sosialisasi KLHK untuk Standar Pelayanan Masyarakat pada Pasar Rakyat

sosialisasi_klhk

sosialisasi_klhk

Sebagai tindak lanjut dari rapat pembahasan dengan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) pada tanggal 11 Desember 2017 mengenai Standar Pelayanan Masyarakat pada Fasilitias Publik (SPM-FP) pada Pasar Rakyat yang diselenggarakan oleh Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, selanjutnya pada hari Kamis, , 21 Desember 2017 diadakan sosialisasi dari penyusunan dan perumusan SPM-FP untuk Pasar Rakyat. Sosiaslisasi dibuka oleh Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan, Ir. Noer Adi Wardojo, M.Sc dan selanjutnya sosialisasi dijabarkan oleh Kepala Bidang Standardisasi Pengelolaan, Yeri Permata Sari, S.Hut, MT, MSc.

Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan menekankan bahwa dalam pelaksanaanya SPM-FP wajib berpedoman dan memperhatikan unsur sehat, aman dan ramah lingkungan. Masyarakat yang berkegiatan di fasilitas publik khususnya dalam kegiatan pasar yaitu para pedagang dan pembeli juga harus memperhatikan faktor-faktor ramah lingkungan. Intinya penyediaan informasi dan panduan praktis perlu menjadi perhatian untuk dapat menerapkan kegiatan ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Standardisasi Pengelolaan menyampaikan bahwa SPM-FP bertujuan menyediakan standar bagi pengelola fasilitas publik yang dikelola baik oleh swasta dan Pemerintah dengan materi substansi pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu. Dengan dikelolanya aspek lingkunan dari suatu FP diharapkan akan tumbuh fasilitas publik yang ramah lingkungn serta didukung dengan layanan informasi, edukasi, sarana dan apresiasi bagi masyarakat pengguna.

Pasar rakyat sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual dan setiap harinya selalu banyak dikunjungi pembeli sehingga banyak interaksi terjadi. Interaksi tersebut tidak hanya antar penjual dan pembeli tetapi pihak lainnya seperti pengelola. Dengan banyak interaksi tersebut menuntut pengelola untuk dapat melaksanakan pengelolaan kegaitan secara tepat, efektif dan efisien.

Banyak instrumen pengelolaan yang dapat digunakan oleh pengelola Pasar Rakyat. Salah satu bentuk instrumen tersebut adalah standar. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan mengeluarkan SPM-FP yang dapat digunakan oleh pengelola fasilitas publik. SPM-FP bertujuan memberikan pedoman kepada pengelola dalam pemberian layanan dengan tetap menjaga kualitas lingkungan. Selain itu SPM-FP juga dapat digunakan sebagai pendukung pemenuhan terhadap standar atau peraturan perundang-undangan yang mengatur suatu fasilitas publik.

SPM-FP Pasar Rakyat disusun sebagai intrumen penunjang menuju penerapan SNI 8152:2015 Pasar Rakyat atau melengkapi penerapan SNI 8152:2015 Pasar Rakyat. Sehingga diharapkan Pasar Rakyat yang menerapkan SNI 8152:2015 Pasar Rakyat dapat terbantukan dalam penerapan SNI tersebut dari sisi sistem manajemen.

Berita Terkait :

https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3585196/pasar-imogiri-diajukan-jadi-pasar-pertama-di-diy-berstandar-sni

http://pedagangpasar.org/2017/12/appsi-turut-dalam-penyusunan-standar-pelayanan-masyarakat-pada-pasar-rakyat-klhk/

http://pedagangpasar.org/2017/08/pasar-percontohan-appsi-akan-menjadi-pasar-pertama-di-diy-berstandar-sni/

https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3583965/pasar-tanggul-solo-diusulkan-sebagai-pasar-ber-sni

http://www.bsn.go.id/main/berita/berita_det/5659/Perbaikan-pengelolaanpasar-tradisional-melalui-pengembangan-SNI-Pasar-Rakyat#.WkE1R_CWbIU

https://www.fokusjateng.com/2017/08/03/direktur-standarisasi-kemendag-pasar-tradisional-harus-ber-sni/