Pasar Bendungan Wates Kulon Progo Ludes Terbakar, 400-an Pedagang ‘Menjerit’

2feature
1

Kondisi Pasar Bendungan setelah kebakaran.

Kulonprogo – Pasar Bendungan, Wates, Kulon Progo, DIY dilalap si jago merah. Kebakaran terjadi dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (19/4/2016).

Siang ini, kondisi pasar Bendungan, Wates, Kulon Progo yang terletak di jalan KH Wahid Hasyim Kulon Progo, banyak didatangi warga. Para pedagang berusaha mengambil barang-barang miliknya yang masih utuh.

2

Polisi masih melakukan pemeriksaan dan penjagaan.

Puluhan personel kepolisian berjaga-jaga di lokasi. Garis polisi terpasang mengelilingi pasar. Polisi melalui pengeras suara mengimbau warga yang tidak berkepentingan untuk tidak mendekati lokasi apalagi merusak garis polisi.

Salah seorang pedagang, Jumiyati (48) mengatakan kiosnya ikut terbakar. Namun barang-barang dagangannya berupa makanan ringan masih bisa diselamatkannya.

“Kami masih nunggu pemeriksaan, soalnya di dalam banyak barang berharga, ada uang, ada emas. Kita belum boleh masuk. Kita nunggu pengumuman,” kata Jumiyati, di depan pasar Bendungan Wates yang sudah terbakar.

Setidaknya ada sekitar 400-an pedagang yang terkena dampak kebakaran tersebut. Para pedagang nantinya akan dikumpulkan untuk rapat mencari solusi. Rencananya, untuk sementara pedagang akan ditempatkan di belakang sekolah dasar tidak jauh dari pasar Bendungan.

2feature

Ketua DPW APPSI DIY, GKR Pembayun meninjau lokasi kebakaran Pasar Bendungan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta, GKR Pembayun, melihat langsung lokasi kebakaran pada pukul 10.00 WIB. Beliau menjelaskan kepada masyarakat dan awak media mengenai langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh DPW APPSI DIY.

4

Rapat koordinasi DPW dan DPD APPSI DIY membahas relokasi dan pembangunan ulang.

Pengurus DPW dan DPD APPSI DIY melaksanakan pembahasan terkait relokasi dan pembangunan ulang Pasar Bendungan pada Rabu, 20 April 2016. Pembahasan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Pasar, camat, lurah, dan konsultan yang menangani relokasi. Dengan begitu, solusi dan tindakan cepat bisa segera dilakukan untuk para pedagang korban kebakaran. (Sumber: foto & teks detik.com & DPW APPSI DIY)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*