APPSI Turut Membantu Proses Restrukturasi Kredit KUMKM Pedagang Pasar Badung dan Ubud, Bali

pasar_badung_kebakaran
pasar_badung_kebakaran

Kebakaran Pasar Badung, Bali (Senin, 29 Februari 2016)

JAKARTA – Senin, 28 Maret 2016, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengadakan pertemuan pembahasan mengenai restrukturasi kredit Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) untuk para pedagang korban kebakaran di Pasar Badung dan Ubud, Bali. Pertemuan kali ini dihadiri oleh beberapa instansi terkait, diantaranya Pemerintah Provinsi Bali, PD Pasar Kota Denpasar, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BPD Provinsi Bali, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), dan deputi bidang terkait di bawah Kementerian Koperasi dan UKM.

Kebakaran yang terjadi di Pasar Badung pada Senin, 29 Februari 2016 lalu meninggalkan keresahan di kalangan pedagang pasar atas kerugian materi dan tanggungan kredit yang dimiliki di beberapa instansi keuangan. Pasar Badung sendiri merupakan pasar terbesar di Bali yang mampu menampung 1698 pedagang, dengan nilai transaksi setiap harinya diperkirakan mencapai Rp10 milyar. Kebakaran ini tentunya memutus perputaran ekonomi yang sangat besar. Pembangunan kembali Pasar Badung yang direncanakan selesai dalam 2 tahun kedepan juga menambah keresahan para pedagang untuk menjalankan usahanya kembali. Hal ini yang mendorong Pemerintah Provinsi Bali segera bergerak ke Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendapatkan jawaban atas tuntutan para pedagang korban kebakaran. Pedagang sangat berharap adanya restrukturasi suku bunga kredit, restrukturasi jangka waktu pengembalian kredit, dan kemudahan akses permodalan untuk membuka kembali usaha mereka.

Dalam pertemuan ini, telah disepakati bahwa para pedagang korban kebakaran Pasar Badung bisa melakukan resrtukturasi suku bunga maupun jangka waktu kredit. Restrukturasi ini ditargetkan akan selesai pada akhir April 2016 dengan regulasi yang disesuaikan dengan kebijakan masing-masing Bank dan instansi keuangan lainnya. Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali juga akan bekerjasama dengan LPDB KUMKM untuk akses permodalan para pedagang korban kebakaran. Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) juga akan membantu dalam koordinasi dan pendampingan pedagang pasar korban kebakaran dalam proses restrukturasi dengan Bank-bank dan instansi keuangan lainnya. Hal yang sama juga akan dilakukan untuk pedagang korban kebakaran Pasar Ubud. (Sumber: teks Sekretariat, foto okezone.com)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*